Minggu, 09 Januari 2022

Cara Menginstal Ubuntu Di Komputer

 

TUTORIAL MENGINSTAL UBUNTU DESKTOP


        Sistem operasi tidak hanya Windows. Ada sistem operasi lain yang bisa Anda gunakan, salah satunya adalah Ubuntu. Berbeda dengan Windows yang berbayar, Ubuntu bisa Anda gunakan secara gratis dan legal.Walaupun gratis, Ubuntu merupakan sistem operasi berkualitas baik. 

        Bahkan Ubuntu dikenal lebih kebal terhadap serangan seperti virus dan malware. Selain itu, sistem operasi ini juga banyak digunakan para developer karena mendukung banyak bahasa pemrograman dan mudah digunakan untuk konfigurasi database.

Hal-Hal Yang Perlu Dipersiapkan untuk Install Ubuntu:

Sebelum melakukan instalasi Ubuntu Desktop, pastikan Anda sudah mempersiapkan beberapa alat di bawah ini:

  • Spesifikasi Komputer: Pastikan komputer yang akan Anda install memiliki minimal spesifikasi 2GB RAM6GB Disk Space, dan VGA graphic card resolusi 640×480.
  • Download Ubuntu: Untuk  download Ubuntu, Anda bisa langsung mengunjungi Website resmi ubuntu
  • Flash Disk: Digunakan untuk menyimpan bootable dari Ubuntu yang berfungsi untuk menginstall Ubuntu di komputer.

Setelah  mempersiapkan alat di atas,  Anda bisa mengikuti langkah-langkah cara install Ubuntu Desktop 21.04 di bawah ini:

Berikut ini adalah langkah-langkah cara install Ubuntu Desktop 21.04:

  • Langkah 1: Booting Ubuntu

        Pertama, masukkan flashdisk berisi bootable dari Ubuntu ke USB komputer Anda. Lalu, hidupkan komputer Anda.Pada saat proses booting berjalan (muncul logo merk motherboard atau laptop), Anda harus segera tekan tombol shortcut keyboard F2/F10/DEL untuk masuk ke halaman BIOS komputer.Anda hanya bisa pilih salah satu shortcut keyboard di atas karena setiap komputer memiliki shortcut yang berbeda-beda.


Kemudian ganti Boot device menjadi USB device yang Anda gunakan dan simpan perubahan dengan cara tekan F10 > Save & Exit.

  • Langkah 2: Pilih Install Ubuntu

Setelah  berhasil melakukan booting Ubuntu, Anda akan diarahkan ke halaman instalasi Ubuntu seperti gambar di bawah ini.


Terdapat dua pilihan ketika Anda akan memasang Ubuntu, yaitu Try Ubuntu dan Install Ubuntu.

Anda bisa memilih Try Ubuntu jika hanya ingin melihat beberapa fitur Ubuntu tanpa harus menginstall permanen di komputer. Jika sudah yakin untuk memasang Ubuntu di komputer, Anda bisa langsung pilih Install Ubuntu.

Klik Install Ubuntu untuk memulai instalasi Ubuntu.

  • Langkah 3: Pilih Keyboard Layout

Selanjutnya, Anda perlu memilih layout keyboard. Anda bebas memilih layout apa saja. Pada panduan cara install Ubuntu ini kami memilih layout default dari Ubuntu. Setelah memilih keyboard layout yang Anda inginkan, klik Continue.

  • Langkah 4: Pilih Jenis Instalasi Ubuntu

Terdapat dua jenis instalasi yang bisa Anda lakukan sebagai cara install Ubuntu, yaitu Normal Installation dan Minimal Installation.

Normal Installation memungkinkan Anda untuk memasang sejumlah aplikasi tambahan seperti web browserutilitiesoffice softwaregames, dan media players. Sedangkan minimal installation hanya akan memberikan software tambahan web browser dan basic utilities. Biasanya pilihan ini digunakan karena space hard disk yang minim.


Pada tutorial ini kami memilih Normal Installation. Klik Continue untuk melanjutkan instalasi.

  • Langkah 5: Atur Partisi Hard Disk Instalasi

Cara Install Ubuntu dengan teknik Partisi Something Else

Setelah langkah di atas, Anda perlu membagi partisi hard disk. Pilih Something else dan klik Continue. Kemudian akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini.


Klik New Partition Table untuk membuat partisi baru pada hard disk. Pastikan hard disk Anda kosong. Jika hard disk tidak kosong dan Anda memilih New Partition Table, semua file di hard disk akan terhapus dan tidak bisa dikembalikan.

Apabila sudah yakin hard disk telah kosong,  klik Continue untuk melanjutkan proses membuat partisi.


Selanjutnya akan ada list menu baru free space.  Pilih tombol (+) dan akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini. 

Kemudian Anda perlu mengisi detail partisi yang ingin Anda buat. Isi data berikut:

  • Size: Masukkan jumlah ukuran penyimpanan yang akan digunakan.
  • Type For The New Partition: Pilih jenis partisi Primary atau LogicalPrimary digunakan untuk menyimpan instalasi Ubuntu. Sedangkan Logical digunakan untuk menyimpan file umum pada komputer Anda.
  • Mount Point: Masukkan simbol / yang menandakan bahwa ini adalah partisi sistem.

Setelah  mengisikan informasi dengan sesuai, klik OK untuk menyimpan perubahan. Berikut ini adalah hasil dari pembagian partisi:

Swap ada memory virtual pada linux,besaran partisi sebaiknya 2x RAM





Memilih file system dan mount point Ubuntu
Proses instalasi dalam Cara Install Ubuntu

Klik tombol Install Now untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu.

  • Langkah 6: Pilih Timezone Lokasi

Selanjutnya, pilih timezone lokasi Anda. Fungsinya adalah untuk menyesuaikan waktu dan tanggal pada komputer. Pada tutorial ini, kami mengatur timezone lokasi di Jakarta. Klik Continue untuk melanjutkan proses instalasi.


  • Langkah 7: Isi Data User

Setelah itu, Anda perlu membuat user baru di Ubuntu. Berikut informasi yang perlu Anda isi untuk membuat user baru:

  • Nama user: Digunakan untuk memberikan identitas pada komputer Anda.
  • Username: Fungsinya  untuk login ke dalam sistem operasi Linux
  • Password: Masukkan password yang ingin Anda gunakan untuk login Linux.

Kemudian klik Continue untuk melanjutkan proses instalasi.


  • Langkah 8: Proses install

Setelah berhasil membuat user baru, Ubuntu akan melanjutkan proses instalasinya. Anda hanya perlu menunggu hingga instalasi selesai. Jika proses instalasi sudah selesai, Anda perlu melakukan reboot komputer.


  • Langkah 9: Login Ubuntu

    Setelah melakukan reboot komputer, Anda bisa mulai menggunakan Ubuntu dengan memasukkan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.

    Setelah  berhasil login,  Anda akan diarahkan pada halaman desktop Ubuntu. Itulah Langkah-Langkah dalam menginstalasi Ubuntu di PC. Selanjutnya Anda bisa mulai mengoperasikan Ubuntu dan belajar menggunakan perintah dasar linux

Kelebihan Menggunakan Ubuntu 

Setelah mempelajari cara install Ubuntu, Anda perlu tahu kelebihan menggunakannya. Ubuntu menjadi salah satu sistem operasi favorit para developer karena beberapa alasan, yaitu:

1. Support Banyak Bahasa Pemrograman

Dengan menggunakan Ubuntu, developer akan dipermudah dengan banyaknya bahasa pemrograman yang didukung Ubuntu. Beberapa di antaranya adalah PHPCC++Java ScriptPython, dan masih banyak lagi.

2. Instalasi yang Mudah

Proses instalasi Ubuntu yang sangat mudah karena sudah memiliki tampilan interface yang mudah dipahami.

3. Free dan Open Source

Ubuntu sangat cocok untuk para developer pemula karena gratis dan open source. Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk lisensi. Selain itu, karena bersifat open source, Anda bisa mengubahnya sesuai kebutuhan Anda.

4. Tools Lengkap

Sebagai developer tentu Anda membutuhkan banyak tools untuk menyelesaikan pekerjaan Anda. Kabar baiknya, Ubuntu mendukung berbagai tools yang akan memudahkan Anda. Contoh seperti PinegrowVisual Studio CodeGitUnity Tweak Tool dan masih banyak lagi.

5. Real Time Update

Ubuntu juga memberikan update rutin untuk memastikan berbagai jenis bug telah diperbaiki dan bisa jadi ada fitur baru yang ditambahkan pada update tersebut.

6. Aman

Dibandingkan sistem operasi lain, Ubuntu memiliki sistem keamanan terbaik. Ubuntu menggunakan sistem berbasis UNIX yang sulit diretas atau disisipi program jahat lainnya. Oleh karena itu, Anda tidak perlu menggunakan anti virus jika menggunakan Ubuntu.

Kesimpulan

Bagaimana, mudah bukan cara install Ubuntu?

Jika instalasi sudah berhasil, Anda bisa menggunakan komputer dengan OS Ubuntu untuk keperluan apa saja sama seperti ketika menggunakan Windows.

Bedanya, di Ubuntu Anda punya keleluasaan untuk kustomisasi dari mengubah tampilan Linux sesuai dengan kebutuhan, menampilkan beberapa informasi sistem ke desktop, mengganti icon pada Linux, dan masih banyak lagi.

Cara Menginstal Windows 10

 

Tutorial Menginstal Windows 10 



By : Muhammad Abbel Prasetya
Mahasiswa Politeknik Negeri Padang
NO BP 2101092055


Windows 10 Operating Sistem

Windows 10 adalah versi OS Windows terbaru yang diluncurkan sejak tahun 2015 oleh Microsoft dan saat ini menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia. Sebagian besar laptop keluaran terbaru sudah memiliki OS ini di dalamnya. Tidak sedikit juga yang belum memiliki OS dan hanya menggunakan sistem DOS dengan tampilan teks hitam putih. Namun, tentu kita bisa instal Windows 10 di laptop DOS tersebut.

Untuk itu disini kita akan membahas cara install windows 10 dengan langkah yang mudah beserta gambarnya. Kita juga bisa menginstal ulang Windows 10 pada laptop atau PC lama kita asalkan spesifikasi PC atau laptop lama kita tersebut sesuai dengan spesifikasi minimum yang dibutuhkan. Inilah syarat minimal yang dibutuhkan:

  • Processor: 1 gigahertz (GHz) atau lebih.
  • RAM: 1 GB atau lebih untuk versi 32-bit dan 2 GB atau lebih untuk versi 64-bit.
  • Hardisk: 20 GB atau lebih.

            Pada tutorial ini kita akan menginstall Windows 10 dengan flashdisk dan DVD. Jadi silahkan pilih salah satu, jika anda memiliki media instalasi berupa DVD Windows maka bisa menggunakan DVD. Tapi jika tidak memilikinya, anda bisa menggunakan flashdisk.

Berikut adalah cara install Windows 10 dengan flashdisk atau DVD di laptop, PC dan komputer.

1.Masukkan Flashdisk pada port usb yang ada di Komputer

Notes : Pastikan Anda sudah memiliki file iso Windows 10

2. Ubah Pengaturan Boot Priority pada BIOS

            Tancapkan flashdisk Windows 10 jika ingin menggunakan flashdisk atau masukkan DVD win 10 jika ingin menggunakan DVD. Kemudian, nyalakan laptop atau PC anda.

            Setelah layar menyala, segera tekan tombol ESCDELF1 atau F2 pada keyboard untuk masuk ke BIOS. Tombol yang harus ditekan tersebut berbeda-beda pada tiap merek BIOS, namun sebagian besar merek BIOS menggunakan tombol ESC. Untuk mengetahuinya, silahkan anda baca saat laptop baru saja menyala (setelah menekan tombol power). Biasanya ada keterangan Press ESC to setup atau keterangan tombol lainnya sebelum masuk OS.

            Setelah berhasil masuk BIOS, arahkan ke Menu pengaturan Boot. Setiap merek BIOS memiliki menu yang berbeda. Biasanya pengaturan Boot priority berada di menu Boot.

Ubah boot pertama menjadi USB atau Removable Devices jika anda menggunakan flashdisk, atau jika anda menggunakan DVD ubah boot pertama menjadi CD-ROM Drive. Ini juga berbeda disetiap BIOS. Pada contoh kali ini caranya adalah pilih Removable Device jika menggunakan flashdisk. Lalu, sesuai keterangan di kanan layar, kita harus



menggunakan tombol + untuk menaikkan ke posisi pertama.
Kemudian, simpan dan tutup BIOS dengan menekan F10 sesuai keterangan di bawah layar BIOS tersebut.

Laptop atau kompute r akan restart secara otomatis.

3. Mulai Proses Menginstall Windows 10

Tekan enter atau sembarang tombol pada keyboard untuk memulai instal Windows 10 saat mendapatkan tampilan Press any key to boot from CD or DVD.


Ubah Time and currency format dengan memilih Indonesian (Indonesia). Kemudian klik Next.

            Klik Install Now untuk melanjutkan proses instalasi. Kemudian tampil jendela Activate Windows. Klik I don’t have a product key jika anda tidak memiliki serial number atau product key. Jika anda memiliki product key atau serial number yang sudah anda beli secara resmi dari Microsoft anda dapat mengisikannya pada kolom tersebut.



Lalu muncul jendela Select the operating system you want to install. Silahkan pilih sesuai keinginan anda. Rekomendasi saya adalah pilih Windows 10 Pro lalu klik Next.



Kemudian akan tampil jendela Applicable notices and license terms. Klik I accept the license terms untuk menyetujuinya kemudian klik Next. Lalu pilih Custom: Install Windows only (advanced) untuk menginstal Windows 10 secara clean install.

Setelah itu Klik Pada Menu Install Windows Only (Advanced)



4. Buat Partisi Pada Hardisk

Ini adalah proses yang paling penting. Pada contoh kali ini kita install Windows 10 di SSD atau hardisk yang baru, jadi tidak ada file dan partisi di dalamnya. Dengan hardisk berkapasitas 1 TB. Saya ingin membagi hardisk menjadi 2 partisi.

  • Partisi C berkapasitas 390 GB untuk OS
  • Partisi D untuk data berkapasitas sisanya.

Klik New untuk membuat partisi lalu isikan berapa GB partisi yang ingin dibuat. Contohnya 390 GB maka dalam MB adalah 390000. Lalu klik Apply. Lalu klik OK untuk konfirmasi.



Secara otomatis Windows akan membuat 2 partisi. Pertama untuk System Reserverd sekitar 500 MB. Kedua, partisi yang kita buat yaitu 390 GB. Jadi jangan heran jika tiba-tiba ada 2 partisi padahal kita baru membuat 1 partisi dan jangan hapus partisi pertama tersebut.

Selanjutnya kita buat lagi 1 partisi. Klik pada drive yang paling bawah Unallocated Space yaitu space yang belum dialokasikan (bisa kita sebut sisa dari partisi sebelumnya). Lalu pada Size jangan diubah karena itu adalah kapasitas sisa yang tersedia. Kemudian klik Apply.

Kemudian klik pada partisi yang ingin kita install. Pada contoh ini kita ingin menginstall di Partition 1 sesuai rencana kita di atas. Jadi, klik pada Partition 1. Lalu, klik Next.

 5. Tunggu Hingga Proses Penyalinan File Selesai

Proses instalasi windows ke partisi hardisk dimulai. Proses ini memakan waktu sekitar 15 menit sesuai kecepatan CPU, kapasitas RAM dan kecepatan read-write hardisk kita. Proses yang memakan waktu paling lama adalah nomor 2 yaitu Getting files ready for installation. Tunggu hingga selesai.



Setelah proses Installing updates selesai maka laptop atau PC akan restart secara otomatis.



Setelah restart secara otomatis, Jangan tekan apapun pada keyboard saat ada tampilan “Press any key to boot from CD or DVD…“. Biarkan proses selanjutnya berjalan secara otomatis.

 Lalu akan tampil loading Windows 10 dengan teks Getting ready kurang lebih 5 menit, namun tentu ini sesuai kecepatan komputer atau laptop kita. Tunggu proses berjalan hingga komputer atau laptop restart lagi secara otomatis.

Sekali lagi jangan tekan tombol apapun pada keyboard saat ada tampilan “Press any key…”. Maka proses akan berlanjut ke pengaturan Windows.

6. Ubah Wilayah Pengguna

Pada tampilan Let’s start with region, pilih Indonesia untuk menentukan wilayah kita berada di negara Indonesia. Lalu klik Yes.

7. Pengaturan Keyboard Layout Pengguna

Pada tampilan Keyboard layout. Biarkan tetap US karena keyboard layout standart di Indonesia adalah US lalu klik Yes. Kemudian pada Want to add a second keyboard layout? pilih Skip.

8. Pengaturan Fitur Windows 10

Pada Let’s connect you to a network pilih I don’t have internet jika kita tidak ingin menggunakan internet saat ini. Kemudian muncul There’s more discover when you connect to the internet. Pilih Continue with limited setup jika kita tidak ingin menyambungkan dengan internet saat ini.

Lalu komputer akan restart secara otomatis lagi. Setelah restart, saat “Press any key to boot from CD or DVD…”. Jangan tekan tombol apapun di keyboard. Maka proses akan lanjut kembali.

Kemudian akan tampil Let’s connect you to a network lagi, dan sekali lagi pilih I don’t have internet jika kita tidak ingin menggunakan internet saat ini. Lalu pilih Continue with limited setup.

9. Buat Nama Pengguna dan Password

Isi nama pengguna untuk Windows 10 yang baru diinstall. Isikan nama sesuai keinginan kita. Lalu klik Next.



Lalu isikan password jika ingin menggunakan password saat login, jika tidak silahkan dikosongi. Kemudian klik Next.

Lalu pada tampilan Do more across devices with activity history klik Yes. Pada Choose privacy settings biarkan default lalu klik Accept. Lalu proses akan berlanjut secara otomatis jadi silahkan tunggu dan jangan dimatikan komputernya.

Kemudian kita akan dibawa ke desktop Windows 10 yang baru saja kita install. Proses instalasi selesai dan Win 10 siap digunakan.

 Setelah menginstall Windows 10 selanjutnya kita harus menginstall driver laptop atau komputer kita agar semua perangkat seperti webcam, audio, VGA dan lainnya berjalan dengan baik. Jika ada pertanyaan tentang cara install windows 10 silahkan kirim melalui kolom komentar.

Bottom of Form

 

 


Cara Menginstal Ubuntu Di Komputer

  TUTORIAL MENGINSTAL UBUNTU DESKTOP           Sistem operasi tidak hanya Windows. Ada sistem operasi lain yang bisa Anda gunakan, salah sat...